- Ha
Pernahkah anda makan buah duren ? kenapa dinamakan duren ? karena kulitnya berduri.Demikian juga buah rambutan,dinamakan demikian karena memiliki rambut. Banyak contoh nama burung dinamakan sesuai dengan suara yang dikeluarkan nya, seperti : perkutut,dederuk, gagak,pipit dll. Tentunya setiap kata memiliki sejarah (Etimologi) nya sendiri-sendiri kenapa seperti itu.
Nah,sebagai orang yang percaya akan Tuhan, pernahkah anda mendengar "Suara" Nya ? atau "melihat" Nya, sehingga dikatakan demikian ?
Ada yang menarik dalam kata -kata yang mengungkapkan Ketuhanan (Transendensi), perhatikan kata ungkapan berikut : Tuhan,Ilahi, Allah,Brahman, Hyang, Hong, Eloha, Yahweh. Perhatikan semua mengandung huruf H (Ha). Nampaknya cukup istimewa aksara H (Ha) ini.
Nah,sebagai orang yang percaya akan Tuhan, pernahkah anda mendengar "Suara" Nya ? atau "melihat" Nya, sehingga dikatakan demikian ?
Ada yang menarik dalam kata -kata yang mengungkapkan Ketuhanan (Transendensi), perhatikan kata ungkapan berikut : Tuhan,Ilahi, Allah,Brahman, Hyang, Hong, Eloha, Yahweh. Perhatikan semua mengandung huruf H (Ha). Nampaknya cukup istimewa aksara H (Ha) ini.
Tuhan sebagai pencipta (pemberi hidup) memperkenalkan "Diri" lewat ciptaan Nya kepada kita, manusia ,sebagai makhluk yang berakal. "Sinyal","fenomena" , "tajali","expresi" itu kita tangkap melalui indera yang kita miliki lalu kita ungkapkan dalam bentuk Ucap atau Verbal.
Mari sejenak kita renungkan,kira-kira fenomena seperti apa yang diperkenalkan Sang Pencipta kepada ciptaan-Nya, sehingga expresi-Nya begitu mudah difahami ,dihayati, di-apresiasi. Banyak cara yang bisa digunakan : Melihat , Mendengar, Berpikir.
Lihat
Buka mata anda , Begitu banyak pemandangan yang indah , gunung, lautan luas, bintang gemintang atau wanita yang cantik, lelaki yang ganteng ?
Semua yang anda lihat, expresi visual, adalah perwujudan (manifest) dari keberadaan Nya.
Puaskah mata anda menikmatinya? kalau belum puas tinggal belalakan mata jangan terpejam .
Apa yang anda rasakan ? Mata lelah, terasa perih karena terlalu lama melotot.
Dengar
Coba dengarkan nyanyian alam yang merdu ,deburan ombak dipantai, gemerisik dedaunan karena angin sepoi, kicau burung , atau alunan musik yang merdu . ? atau lantunan kitab suci. ?. Semua yang anda dengar adalah .perwujudan(manifest) dari keberadaan Nya.. Puaskah anda menikmatinya ? kalo belum puas dengarkanlah sampai anda bosan atau tertidur. Apa yang anda rasakan ? Mungkin lama-lama bosan, atau tertidur. dan saat tertidur anda tidak bisa mendengarkan.
Itu adalah beberapa kasus, dan banyak contoh lain yang menggambarkan bahwa alat sensor (indera) suatu saat lelah atau jenuh melakukannya. Tapi ada satu fenomena dimana kita tidak bisa mengatakan bosan bahkan cape sekalipun, yaitu : Bernafas. Perhatikan saat bernafas, menghirup dan mengeluarkan udara melalui hidung dan paru-paru. Padahal paru-paru bolak-balik kembung dan kempis melepaskan energi tapi kita tidak merasa lelah, dan peristiwa ini dilakukan sejak dalam kandungan sampai sekarang.. Saat sadar melakukannya kita tidak merasa cape atau bosan. Saat tidur pun tetap dilakukan, siapa yang menggerakkan nya saat kita tertidur ? Tidak salah jika bernafas adalah ciri utama makhluk hidup, bukan mendengar ,melihat,merasa,berbicara dan lain-lain. Bernafas adalah peristiwa meng-HIRUP (meng-HIDUP) udara.Bernafas identik dengan hidup.Puaskah anda menikmati nya ? Kalau sudah puas berhentilah bernafas.
Karena Bernafas paling mewakili expresi hidup, maka lewat bernafas lah seharusnya ungkapan verbal paling generik tentang hidup dan yang memberi hidup ditemukan.Caranya sangat mudah, tarik nafas lalu keluarkan lewat mulut, bunyi apa yang terdengar ? Tentunya bunyi konsonan H.
inilah Expresi Verbal yang sangat sederhana,yang menggambarkan tentang HI-dup, mudah diungkapkan bahkan oleh bayi dan tuna wicara sekalipun. Bahkan binatang yang bersuara lewat mulut bisa mengungkapkannya.
Mari kita telusuri jejak H ini pada kata-kata agung,suci, transenden.
inilah Expresi Verbal yang sangat sederhana,yang menggambarkan tentang HI-dup, mudah diungkapkan bahkan oleh bayi dan tuna wicara sekalipun. Bahkan binatang yang bersuara lewat mulut bisa mengungkapkannya.
Mari kita telusuri jejak H ini pada kata-kata agung,suci, transenden.
- Hong, Hyang
Dalam kosa kata bahasa Sunda kita mengenal kata :
Saha = siapa
Siha ->sia = kamu
Diha -> dia = kamu ( daerah Banten,Baduy )
Hidep = kamu
Hirup=Hidup
Dalam Bahasa Inggris kita mengenal kata - kata : He,sHe,wHo dll.
Hidep = kamu
Hirup=Hidup
Dalam Bahasa Inggris kita mengenal kata - kata : He,sHe,wHo dll.
Untuk menunjuk kepada yang hidup menggunakan H.
Si , sa, se, seperti halnya dalam Bahasa Melayu adalah kata Sandang, harus digabungkan dengan kata benda.
Contoh : Si gembala, Si Budi.
Tetapi jika ingin menggambarkan kebesaran atau keagungan , maka Si berubah menjadi Sang.
Contoh : Sang Raja, Sang Guru .
Maka si Ha bermetamorfosis menjadi Sang Hyang,Sang Hong.
Jikapun metamorfosis ini salah, paling tidak terdapat huruf H pada kata Hyang, dan Hong.
- Tuha, Tuhan
Tuha artinya Tua, Purba, Awal , maka Tuhan adalah : yang Purba, yang Awal.
- Ila-HI ,Alla-HU
Ha atau H menjadi Ruh penyusun ucapan Transenden.
- HATI (Rah-sa)
Itulah Hati ( bukan liver) tempat bersemayamnya rasa Keagungan.
Dalam sistem periodik unsur-unsur , Hidrogen ditempatkan dalam urutan pertama.
- Material - H
Setelah H menyandang predikat Unsur Atomic penyusun ucapan Transenden, alangkah indahnya kalau unsur materi paling ringan dan paling banyak di semesta ini dilambangkan dengan H.
Ajaib, disengaja atau tidak, ternyata unsur materi yang paling ringan di dunia ini dilambangkan dengan huruf H dari kata Hydrogen.Hydro artinya air, Hydrogen artinya yang membentuk air. Pada suhu dan tekanan standar, hidrogen tidak berwarna, tidak berbau, bersifat non-logam, bervalensi tunggal, dan merupakan gas diatomik yang sangat mudah terbakar. (https://id.wikipedia.org/wiki/Hidrogen).Hidrogen juga adalah unsur paling melimpah dengan persentase kira-kira 75% dari total massa unsur alam semesta.Hydrogen ditemukan sekitar tahun 1783, oleh Antoine Lavoisier, seorang Ilmuwan berkebangsaan Perancis.
Rupanya Lavoiser cukup bijak dalam menamai unsur itu, supaya mudah difahami (make sense) dan memiliki asosiasi, maka diberilah nama: yang membentuk air .Dan orang awam pun langsung faham dengan asosiasi tersebut.
Dalam sistem periodik unsur-unsur , Hidrogen ditempatkan dalam urutan pertama.
Terimakasih, saya ucapkan kepada Lavoisier, dari sekian banyak simbol-simbol alphabet yang dapat digunakan, tetapi anda memilih huruf H.
Dalam salah satu ayat Al-Quran :
"Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya." (QS. Hud: 7)
Dan air dibentuk dari Hidrogen, maka disitulah singgasana Nya.
Singgasana TuHAn berada di HAti orang yang percaya dan di HIdrogen pembentuk air. SingHasana Sang Hu Haya di H.
- Ha na ca ra ka
- Singhasana Sang Hu
Dalam salah satu ayat Al-Quran :
"Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya." (QS. Hud: 7)
Dan air dibentuk dari Hidrogen, maka disitulah singgasana Nya.
Singgasana TuHAn berada di HAti orang yang percaya dan di HIdrogen pembentuk air. SingHasana Sang Hu Haya di H.
Maha Suci Tuhan dari segala interpretasi yang kotor., Karena Dia pemilik ruang dan waktu maka pertanyaan dimana Arsy (Singgasana) -Nya, menjadi tidak pada tempatnya.Lalu apa maksud pernyataan Arsy Nya diatas air (atom Hidrogen) ?. Silakan browsing sendiri bagaimana dahsyat-nya Hidrogen.
Matahari,komposisinya secara kimiawi sekitar 75% adalah Hidrogen dan sisanya sebagian besar adalah Helium.Energi panas matahari dan bintang-bintang yang sangat dahsyat itu dihasilkan dari reaksi termo nuklir atau reaksi fusi Hidrogen.
Bom Hidrogen atau senjata Nuklir,energinya dihasilkan dari penggabungan (fusi) isotop-isotop Hidrogen, dengan daya ledak sekitar 25.000 x Bom Atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki.
Dan saya sangat bersyukur memiliki nama-nama indah sebagai petunjuk mengenal sang Hu:
-Hidup ,bukan Life,
-Hudara, Hawa, bukan Air,
-meng-Hirup bukan Breathe, dan
-TuHan bukan God.
Matahari,komposisinya secara kimiawi sekitar 75% adalah Hidrogen dan sisanya sebagian besar adalah Helium.Energi panas matahari dan bintang-bintang yang sangat dahsyat itu dihasilkan dari reaksi termo nuklir atau reaksi fusi Hidrogen.
Bom Hidrogen atau senjata Nuklir,energinya dihasilkan dari penggabungan (fusi) isotop-isotop Hidrogen, dengan daya ledak sekitar 25.000 x Bom Atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki.
Dan saya sangat bersyukur memiliki nama-nama indah sebagai petunjuk mengenal sang Hu:
-Hidup ,bukan Life,
-Hudara, Hawa, bukan Air,
-meng-Hirup bukan Breathe, dan
-TuHan bukan God.
Pustaka:
ra-HA-yu




